Ikhlas

Apa itu Ikhlas?

Kriteria ikhlas ialah apabila niat dalam beramal hanya karena Allah semata, bukan yang lain. Bukan karena pamer, atau supaya di dengar orang, atau dalam rangka mendekatkan diri kepada seseorang. Jadi, beramal bukan karena menunggu-nunggu pujian orang atau khawatir akan celaan mereka.

Apabila niat beramal sudah karena Allah semata dan tidak memperindah amalan karena manusia maka berarti itu berarti seorang mukhlis.

Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata: ”Beramal karena manusia adalah syirik, sedangkan meninggalkan amal karena manusia adalah riya’, adapun ikhlas itu ialah bila Allah memelihara dari keduanya”.

Maka ikhlaskanlah seluruh amalan karena Allah semata, janganlah pernah mengharap ada orang yang tahu, dan golongkanlah diri sebagaaimana yang disebutkan dalam firman Allah Ta’ala berikut :

قُلْ إِنَّ صَلَاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِى لِلّٰه رَبِّ الْعٰلَمِينَ
“Katakanlah, ’Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam’.” (Qs. Al-An’aam: 162)

***

Keberkahan Amal Ikhlas

Apabila seorang hamba mengikhlaskan niatnya lalu beramal shalih meskipun sedikit, niscaya Allah Ta’ala akan menerima dan melipatgandakan pahalanya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَقَدْ رَأَيْتُ رَجُلًا يَتَقَلَّبُ فِي الجَنَّةِ فِي شَجَرَةٍ قَطَعَهَا مِنْ ظَهْرِ الطَّرِيقِ كَانَتْ تُؤْذِي الْمُسْلِمِينَ
وَفِي رِوَايَةٍ مَرَّ رَجُلٌ بِغُصْنِ شَجَرَةٍ عَلَى ظَهْرِ طَرِيقٍ فَقَالَ وَاللّٰهِ لأُنْحِيَنَّ هَذَا عَنِ الْمُسْلِمِينَ لَا يُؤْذِيهِمْ فَأُدْخِلَ الجَنَّةَ

”Sungguh aku melihat seseorang yang berguling-guling dalam jannah (saking nikmatnya) karena ia menyingkirkan sebatang pohon yang ada di jalan, yang senantiasa mengganggu kaum muslimin yang melaluinya. Dalam riwaqyat lain disebutkan: ”Ada seorang laki-laki melewati sebatang ranting yang tergolek di tengah jalan, maka ia berkata dalam hati: ’Demi Allah, akan kusingkirkan ranting ini dari jalannya kaum muslimin agar tidak mengganggu mereka’, maka orang itu pun dimasukkan ke dalam Janah karenanya”. (HR. Muslim)

Perhatikannlah amal yang remeh tadi, yang hanya menyingkirkan sebatang ranting, yang perbuatan ikhlas tersebut atas rahmat Allah, dapat memasukkan pelakunya ke dalam Jannah!
=======================
Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan Allâh membalas anda dengan kebaikan karena telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.