Dasar! Gak Punya Hati…

Dasar! Gak Punya Hati…

Kalimat emosi diatas sering kali kita dengar ketika ada orang bertengkar, yang satu merasa tidak peka terhadap yang lainnya, atau merasa tidak responsif terhadap suatu kejadian.

Namun.. benarkah tidak punya hati itu karena tidak peka? Tidak responsif?
Lantas apa yang menyebabkan hati tidak peka terhadap sesama, tidak peka dan responsif terhadap pahala dan ibadah?

Sungguh sebuah kerugian yang amat besar jika hati itu telah pergi.
Jangan biarkan hati menjadi kotor, dipenuhi penyakit, kesedihan, ketidakresponsif dan ketidakpekaan.
Jagalah hatimu, dan carilah ia selalu.

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah menasehatkan : َ
Carilah hatimu di tiga tempat :
1. Pada saat mendengarkan Al-Qur’an
2. Di majelis dzikir (ba’da shalat, menuntut ilmu syar’i, kajian rutin annur dan lain-lain)
3. Ketika sedang menyendiri

Jika kamu tidak mendapatkannya di tiga tempat itu, maka memohonlah kepada Allah agar memberimu hati.